WATER HEATER
Service Specialist
Tagihan listrik membengkak karena water heater? Jangan khawatir, Anda bisa tetap nyaman mandi air hangat tanpa harus khawatir dengan biaya listrik yang membengkak setiap bulan.
Water heater memang menjadi salah satu perangkat yang cukup boros listrik jika tidak digunakan dengan bijak. Namun dengan beberapa penyesuaian sederhana, Anda bisa menghemat hingga 30% tagihan listrik tanpa mengorbankan kenyamanan mandi air hangat.
1. Atur Suhu di 50-55°C
Suhu ideal untuk water heater adalah 50-55°C. Setiap kenaikan 5°C di atas suhu ideal akan meningkatkan konsumsi listrik sebesar 3-5%. Suhu 60°C ke atas tidak hanya boros tetapi juga berisiko menyebabkan luka bakar dan mempercepat penumpukan kerak pada elemen pemanas.
2. Gunakan Timer atau Matikan Saat Tidak Dipakai
Water heater tidak perlu menyala 24 jam. Gunakan fitur timer jika tersedia untuk mematikan otomatis di malam hari atau saat Anda pergi bekerja. Untuk water heater tanpa timer, biasakan mematikan setelah selesai mandi. Jika bepergian lebih dari 2 hari, pastikan water heater dalam keadaan mati.
3. Insulasi Tangki dan Pipa
Heat loss atau kehilangan panas melalui dinding tangki dan pipa membuat water heater bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu. Pasang insulasi pada tangki dan pipa air panas untuk mengurangi heat loss hingga 25%. Anda bisa menggunakan selimut insulasi tangki dan busa pipa yang tersedia di toko perlengkapan rumah tangga.
4. Pilih Ukuran yang Sesuai Kebutuhan
Water heater yang terlalu besar untuk kebutuhan Anda akan memanaskan air lebih banyak dari yang diperlukan, sehingga boros listrik. Untuk keluarga kecil (2-3 orang), water heater 15-20 liter sudah cukup. Untuk keluarga 4-5 orang, pilih kapasitas 30-40 liter. Konsultasikan dengan teknisi kami untuk menentukan ukuran yang tepat.
5. Rawat Elemen Pemanas Secara Rutin
Kerak kapur (scale) yang menempel pada elemen pemanas membuat kinerjanya menurun drastis. Elemen yang berkerak harus bekerja lebih lama untuk memanaskan air, sehingga konsumsi listrik meningkat. Bersihkan kerak secara rutin setiap 6-12 bulan dengan larutan pembersih khusus atau menggunakan jasa teknisi profesional.
6. Gunakan Flow Aerator
Flow aerator adalah alat kecil yang dipasang di ujung keran untuk mencampur udara dengan air sehingga debit air berkurang tanpa mengurangi tekanan. Dengan debit air yang lebih kecil, Anda menggunakan lebih sedikit air panas sehingga water heater tidak perlu bekerja terlalu berat. Hemat air sekaligus hemat listrik.
Potensi Penghematan
Dengan menerapkan keenam tips di atas, Anda bisa menghemat 20-30% tagihan listrik per bulan dari pemakaian water heater. Jika tagihan listrik Anda Rp300.000/bulan, itu berarti penghematan Rp60.000-Rp90.000 setiap bulan atau Rp720.000-Rp1.080.000 per tahun!
Mulai terapkan tips hemat listrik di atas dan rasakan perbedaannya di tagihan bulanan Anda. Jika water heater Anda membutuhkan perawatan atau perbaikan untuk meningkatkan efisiensi, hubungi tim teknisi profesional kami sekarang juga.